Jumat, 26 Mei 2017

Demi Pernikahan Adiknya, Abangnya harus mendekam di Balik Jeruji

Demi Pernikahan Adiknya, Abangnya harus mendekam di Balik Jeruji

 ilustrasi bahan sembako yang dicuri


Mengingat pernikahan adiknya yang teriang-iang di kepala, Tono ( nama samaran ) nekat mencuri bahan sembako di tempat katering biasa bekerja.

Pemuda yang berasal dari Makruk , Sleman ini nekat mencuri karena perasaan tanggung jawabnya terhadap adiknya. Kejadian ini bermula ketika pemilik Katering mengeluh selalu kehilangan barang, tetapi Tono selaku kepala gudang tidak pernah mengakui perbuatannya.

Kesel dengan kejadian yang berangsur terus menerus, akhirnya Pemilik katering melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan berkat bantuan CCtv terekam bahwa pelaku sebenarnya adalah Tono.

Tono pun sempat tidak menerima penuduhan atas dirinya, dia berkata bahwa membawa barang ini karena disuruh pemilik toko itu sendiri, namun alibi tersebut berhasil patahkan oleh orang-orang rekan sekerjanya, karena Tono diketahui suka kembali ke gudang malam hari.

Bahkan pemilik toko pun tidak percaya bahwa Tono mencuri karena karyawan satu ini sudah bekerja 5 tahun kepadanya.

Ipda Farid polisi Reskrim Polsek Godean yang menangani kasus ini mengatakan jumlah kehilangan  pemilik katering mencapai 40 juta Rupiah sedangkan menurut pengakuan Tono dan hasil penemuan, barang - barang tersebut hanya mencapai 3 juta Rupiah, belum dapat diketahui pasti mana yang benar.

Kini Tono harus mendekam di balik jeruji akibat perbuatannya Tono terjerat 363 KUHP dengan maksimal penjara 5 tahun.
Bhineka-RI

BACA JUGA : 9 Fakta Unik Yang akan Merubah Cara Pandanganmu Tentang Afrika

Tidak ada komentar:
Write komentar