Jumat, 11 Agustus 2017

Inilah Foto Pemisahan Gelas Muslim dan Non Muslim dinilai Rasis oleh Warganet

Inilah Foto Pemisahan Gelas Muslim dan Non Muslim dinilai Rasis oleh Warganet

Sebuah Sekolah  Dasar di Hulu Langat, Selangor, Malaysia menjadi kecaman Warganet Malaysia yang tidak terima dengan kebijakan yang dilakukan Sekolah tersebut. Terlihat pada gambar terdapat dua buah gelas yang diletakan secara terpisah dengan label "gelas muslim dan gelas non muslim"


Sontak hal ini pun mengundang amarah Warganet yang memberi penilaian bahwa sekolah dasar tersebut melakukan praktik rasisme. Namun dibantah oleh pihak pengajar di sekolah ini.

Tak hanya dari sisi Warganet, orang tua murid pun ikut mengecam kebijakan tersebut karena dinilai tanpa alasan jelas, seakan-akan merasiskan Non Muslim yang dapat menodai kehormatan Muslim di sekolah tersebut. 

Berita ini pun terus bergulir dan menjadi panas di Malaysia, Wakil Menteri Pendidikan Chong Sin Woon pun angkat bicara. Beliau meminta seluruh jajaran pendidikan di negeri Malaysia untuk tidak melakukan praktik rasisme dan diskriminasi berdasarkan agama.

Anggota Dewan Perwakilan Kota Seberang Perai Satees Muniandy mengecam kebijakan yang dibuat oleh Sekolah Dasar tersebut lewat laman Facebook miliknya.

Kesan yang diberikan dalam peraturan ini adalah Non Muslim dianggap tidak pantas dan tidak boleh berbagi gelas dengan siswa/siswi Muslim. 

Belum ada kejelasan mengenai kebijakan ini, terdengar kabar pihak sekolah berjanji akan mengkaji ulang kebijakannya ini tapi mereka tetap berpendapat bahwa hal ini dilakukan bukan untuk kegiatan rasisme.

Bhineka-RI melihat sebuah komentar yang dinilai cukup positif dan pintar, isinya yakni meyakinkan Warganet yang lainnya untuk tidak melihat dari sisi Rasismenya melainkan cara mengajarkan murid-muridnya untuk saling toleransi Antar umat beragama. 



Yup!  Bhineka-RI percaya penilaian seperti ini yang  dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia saat ini, Semoga saja permasalahan ini tidak merembet kemana-mana 

Tidak ada komentar:
Write komentar