Minggu, 17 September 2017

Kebenaran Dari Video Pengungsi Rohingya yang Menertawakan Indonesia Kismin


Belum lama ini sebuah video wawancara bersama warga Rohingya yang tinggal di Indonesia memancing amarah Masyarakat Indonesia.

Dalam Video tersebut terlihat Leo Galuh dan Seorang pengungsi bernama Saleem dalam wawancara televisi lokal.

Video rekaman tersebut menunjukan beberapa tanya jawab tentang keadaan para pengungsi Rohingya pasca meninggalkan kota Myanmar, alhasil statement mengejutkan diberikan pemuda bernama Saleem ini.

Baca juga : Teror Bom Kereta Parson Green Mengetarkan London, 18 Penumpang Menjadi Korban

Dia menyinggung mengenai kesejahteraan Indonesia, menurutnya mata uang Indonesia terlalu kecil bila dibandingan dengan mata uang Amerika Serikat. Dia berharap agar bisa pindah ke Amerika Serikat. "Indonesia money is small alias miskin...sambil nyengir So we are go to america."

Pernyataan ini pun membanjiri kolom komentar video yang diupload dalam grup bernama "Anti fitnah, hasut dan hoax"  hanya dalam hitungan jam kolom komentar penuh dengan hujatan

Lihat Videonya disini :



Fakta kebenarannya diselidiki dan reporter bernama Leo Galuh angkat bicara, dirinya telah mengklarifikasikan bahwa Video wawancara bersama pengungsi Rohingya adalah tidak benar.

Rekaman video sama sekali tidak relevan dengan tempat pengungsian Rohingya yang sebenarnya, Bahkan saat ini dirinya sudah tidak bekerja sebagai seorang reporter.

Video asli dalam wawancara pada tahun 2015 telah diedit dan dipotong dari berdurasi 3 menit menjadi 1 menit untuk menyembunyikan informasi sesungguhnya ( mengingat kasus Ahok ).

Bukti klarifikasi Leo Galuh agar tidak memperkeruh suasana :



Bagaimana pendapat kalian Gaes ?

Tidak ada komentar:
Write komentar